Thursday, May 26, 2016

Release PKM FMIPA 2 UNJ 2016


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Halo semua, jumpa lagi nih dikempatan yang berbahagia ini !

Yaps, seperti biasa nih, saya mau cerita keceriaan selama 3 hari mengikuti PKM FMIPA 2.

Yuk disimak yang kepo !!!

Berawal dari Kampus B, tepatnya di Lapangan Voli kami dikumpulkan untuk melaksanakan Apel Pelepasan. Sekitar pukul 16.45 Apel segera dimulai, Apel dipandu oleh salah satu peserta PKM FMIPA 2 yaitu Wahyu Hutomo (Pendidikan Matematika 2015), ketika Apel Kak Mohammad Hafizh (Pendidikan Matematika 2013) selaku Ketua BEM FMIPA memberikan sambutan dan sambutan dilanjutkan dengan Pak Rusdi (PD III FMIPA UNJ) selaku Pembina Apel sekaligus melepas kepergian peserta PKM FMIPA 2.

Setelah Apel berlangsung, Kak Koko (Siskom 2014) selaku Sie Acara memimpin briefing keberangkatan. Setelah briefing oleh panitia kami diberi kepercayaan untuk berangkat sendiri. Kelompok kami, kelompok 14 menanti hingga isya dikarenakan salah satu dari teman kami ada mata kuliah sampai maghrib. Kurang lebih pukul 19.30 kelompok kami berangkat bersamaan dengan kelompok 12. Kami naik bus 98A jurusan Kampung Rambutan dari halte bus Arion. Setibanya di Kampung Rambutan kami naik bus Marita jurusan Cianjur, namun kami hanya ikut setengah perjalanan yaitu sampai Cisarua (Pafesta). Sekitar pukul 23.30 kami tiba di Pafesta sebelum melanjutkan perjalanan menuju vila, kami disarankan untuk beristirahat sejenak di Indomart.

Tepat pukul 12 dini hari kelompok saya tiba di penginapan, yaitu Vila Maria Sonak. Setiba disana kami disambut dengan teh hangat dan arahan dari Kakak Panitia. Para peserta PKM FMIPA 2 dipersilahkan ke kamar untuk segera beristirahat. Tepat pukul 00.20 saya tidur, esokkan harinya pukul 03.00 dini hari kami dibangunin untuk melakukan shalat malam dan dilanjutkan oleh tilawah untuk menyambut shalat Subuh. Setelah shalat Subuh kami mendengarkan kultum sesaat. Tidak terasa marahari sudah menyambut dengan senyuman yang amat cerah dari sinarnya.



Acara selanjutnya adalah TOGA atau tutor organisasi, saya masuk kekelompok 3 dengan kakak pendamping Kak Ipat. Disini kita lebih berdiskusi mengenai berita-berita hangat di FMIPA. Kabar yang sangat menarik untuk dibicarakan saat ini ialah mengenai “Kepindahan FMIPA”. Amat miris kalau melihat dengan benar apa yang sedang terjadi saat ini. Semangat kami memuncak ketika kami tahu bahwa kepindahan kami kegedung yang dijanjikan “Geung Sarwahita” terus mundur dan semakin lama. Diskusi tidak berlangsung lama, setelah minum susu coklat kami dipersilahkan bersih-bersih untuk shalat Dhuha kemudian sarapan.

Setelah perut terisi kami dikumpulkan di lapangan utama untuk olahraga pagi. Senam dipimpin oleh Ilham Fauzan (Pendidika Biologi 2015). Setelah senam kami dikumpulkan dilapangan depan Vila untuk diberikan sosialisasi mengenai acara PKN “Praktik Kerja Nyata”. Kami diminta untuk membuat suatu kepanitiaan dan sebuah konsep acara dengan waktu yang begitu singkat. Setelah itu kami dikumpulkan di Aula untuk mengikuti rangkaian selanjutnya, yaitu diskusi presentasi hasil wawancara masing-masing kelompok. Sekitar pukul 12.00 diskusi kelompok di hentikan sesaat untuk melakukan istirahat, shalat dan makan. Setlah itu Diskusi kelompok dilanjutkan pukul 13.00 hingga pukul 14.00.

Tepat setelah acara Diskusi kelompok, sekarang adalah waktunya materi pertama di PKM FMIPA 2. Materi mengenai “Negosiasi” ini dibawakan oleh Ketua BEM UNJ 2014/2015 yaitu Kak Ronny Setiawan (Pendidikan Kimia 2012). Mater kali ini dimoderatori oleh Kak Novan (Fisika 2014). Berikut adalah sekilas mengenai materi negosiasi.

Negosiasi adalah pembicaraan dengan orang lain untuk mencapai kesepakatan. Negosiasi juga bergantung pada kondisi dan lawan bicaranya. Negosiasi terjadi ketika ada perbedaan pandangan.

Karakterisik negosiasi meliputi sebagai berikut, melibatkan orang lain, mengandung konflik, menggunakan cara-cara pertukaran, bertatap muka langsung dan tentunya ada kesepakatan. Syarat untuk menjadi seorang negosiator yang baik adalah mencakup terpercaya, percaya diri, menguasai substansi materi, menguasai teknik komunikasi dan memiliki kemampuan face validity. Langkah – langkah negosiasi mencakup tiga hal yang pertama adalah persiapan (tentukan secara jelas alternatif apa yang ingin kita capai dalaam negosiasi) , yang kedua pembukaan (tentukan atmosfer yang tepat) danyang terakhir adalah tahap negosiasi (sampaikan keinginan dan pemikiran lainnya).

Alternatif penyelesaian konflik, memiliki empat kuadran :
1.    MM (Menang -Menang)
Simbiosis mutualisme, menguntungkan kedua belah pihak (win win solution)
2.    MK (Menang - Kalah)
Kuadran persaingan, kita menang lawan yang kalah
3.    KM (Kalah - Menang)
Kuadran mengakomodasi, sebaiknya dihindari tapi bisa juga berarti mengalah untuk menang
4.    KK (Kalah - Kalah)
Sepakat untuk tidak sepakat

Setelah materi selesai dipaparkan, Kak Ronny meminta kita untuk mempraktikan teknik negosiasi. Kami berhasil menjual minuman letvite yang dengan awal modal Rp4.000 menjadi Rp15.000. Setelah itu seluruh kelompok kembali kumpul di Aula untuk meceritakan teknik negosiasi masing-masing kelompok.



Setelah materi selesai dilanjutkan dengan diskusi presentasi hasil wawancara kembali sampai tiba waktunya shalat Maghrib. Setelah itu dilanjutkan kemateri kedua oleh Kak Syahril Sidik (Fakultas Ilmu Pendidikan 2012). Dengan moderator Kak Taofik Hidayat (Pendidikan Matematika 2014).  Materi kedua bertemakan “Pergerakan Mahasiswa II”. Berikut adalah ringkasan materinya.

Masalah terjadi disaat beban berada di bawah kemampuan. Mahasiswa adalah perantara antara rakyat dan pemerintah. Media bisa berpihak pada pemerintah atau rakyat. Tantangan yang biasanya dihadapi ialah, suara mahasiswa tidak selaras dengan masyarakat maupun adanya perbedaan pemikiran antara masyarakat dan mahasiswa disebabkan oleh adanya sumber informasi (media). Pola Gerakan Mahasiswa pada umumnya ialah “aksi”. Aksi dibagi atas tiga, aksi intelektual, aksi sosial, dan aksi jalan (paling efektif).

Disini kita akan lebih membahas mengenai aksi jalan. Hal yang harus dipersiapkan sebelum aksi adalah siapkan isu, tuntutan dan konsolidasi. Langkah-langkah yang dilakukan sebelum aksi meliputi kajian, konsolidasi, dan yang terakhir aksi. Evaluasi yang harus diperhatikan ialah rekrut masa atauagitasi terlalu lama dan tidak sepenuhnya mengikuti instruksi pemimpin. Perangkat aksi yang harus ada ketika dilapangan adalah Jendral Lapangan, Kordinator Lapangan, Kordinator Wanita, Teatrikal, MC, Moderator, Negosiator, dan tentunya Masa. Formasi masa aksi terdiri dari border (memagari masa) dan banker (terdiri dari 1-2 lapis, barisan di depan dekat polisi).

Dengan selesainya materi kedua, kami dipersilahkan untuk makan malam. Selanjutnya kami melanjutkan acara dengan materi ketiga. Yaitu mengenai “Urgensi Kaderisasi” oleh Kak Daud Prakoso (Pendidikan Matematika 2013). Materi kali ini dimoderatori oleh Kak Aditya Rama (Fisika 2014). Berikut adalah pemaparan sedikit mengenai urgensi kaderisasi.

Kaderisasi adalah proses untuk membentuk kader (anggota yang ada pada suatu organisasi). Kaderisasi berarti proses persiapan generasi sebuah organisasi dan proses kualitas SDM untuk pemenuhan kebutuhan organisasi. Tujuan dari kaderisasi adalah mencari bibit unggul dan menjadikan bibit unggul tersebut menjadi lebih matang. Output dari kaderisasi adalah memiliki jiwa pemimpin, tauladan, emosi yang terkontrol, solutif dan kreatif.  Ikon penting dalam proses kaderisasi adalah pelaku kaderisasi (subjek) dan sasaran kaderisasi (objek). Alur kaderisasi ada MPA, PKMP, dan BEMP/LLLMP.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23.00, esokkan harinya pukul 01.00 dini hari kami akan dibangunkan untuk shalat malam. Setelah itu kami diminta berkumpul di lapangan utama untuk mengadakan outbond. Banyak pengalaman baru yang kita dapat ketika outbond. Belajar lebih peduli dengan lingkunga, melatih kekompakkan, menaruh kepercayaan kepada pemimpin dan lainnya. Sebelum memasuki waktu subuh, setelah outbond kita diminta untuk bersih-bersih dan siap siap shalat Subuh. Setelah itu kami dikumpulkan di lapangan depan Vila untuk melaksanakan “Kapita Selekta BEM FMIPA UNJ 2015/2016”.



Setelah acara dilapangan kami diminta untuk bersih bersih kamar dan rapih rapih tas, setelah itu shalat Dhuha. Setelah melakukan kegiatan tersebut, kami dikumpulkan kembali dilapangan depan Vila untuk melaksanakan “Simulasi Aksi”. Sama halnya dengan aksi nyatanya. Kami menyusun perangkat yang dibutuhkan aksi lalu kami berdiskusi sedikit mengkaji tema yang kami angkat, yaitu mengenai “UKT” yang ranahnya pendidikan.

Setelah aksi selesai kami langsung kumpul lagi dilapangan depan Vila untuk mempersiapkan PKN. Namun persiapan ditunda terlebih dahulu untuk shalat Dzuhur dan makan siang. Tepat setelah Dzuhur kami melaksanakan persiapan PKN dan memulai acara PKN. Alhamdulillah PKN berjalan dengan lancar dan sangat mencapai target walau sedikit kewalahan. Setelah acara PKN berlalu kami melakukan evaluasi.

Sebelum acara PKM FMIPA 2 benar benar selesai, kami semua peserta dikunpulkan dilangan utama untuk melakukan evaluasi bersama kakak – kakak panitia Sie Acara. Setelah itu kami mengambil barang barang untuk dipersiapkan pulang. Dan terakhir dilanjutkan denga foto-foto. Tepat pukul 17.00 kami dialokasikan ke bus ataupun tronton.



Sungguh pengalaman yang amat baru mengikuti kegiatan ini !!!

Ilmu baru, teman baru, suasana baru !!!

Semoga tiga hari ini akan membawa kita semua kepada pribadi yang lebih baik lagi !!!

“Totalitas, Bersinergi, Menginspirasi Tanpa Henti”

Hidup Mahasiswa !!!

See you on PKM FMIPA 3

Tunggu cerita-ku di lain waktu !!!

================================================================

#PKMFMIPA2016_Eka Yunita Rahayu_Pendidikan Matematika_2015_Kelompok 14

#SINERGIdalamMENGINSPIRASI

#PKMFMIPAUNJ2016

================================================================

Twitter : @bemfmipaunj

Facebook : BEM FMIPA UNJ

IG : @bemf_mipaunj



Wednesday, May 11, 2016

Release PKM FMIPA 1 UNJ 2016

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Malam ! Jumpa lagi kita dalam kesempatan kali ini !

Yaps, seperti biasa nih, saya mau cerita keceriaan hari ini. Mau tau apa jawabannya ? Jawabannya hari ini ada PKM FMIPA 1 loh …

Sebelum kita bahas lebih lanjut, sedikit cerita nih tadi saya salah dresscode gitu, semua itu gara gara “nobita” *nama disamarkan hehehe


Langsung ajalah yuk, check it out guys !!!

PKM FMIPA 1 dilaksanakan hari ini, Rabu 11 Mei 2016 di Gedung FMIPA lantai 3 ruang 3.6 – 3.7 Universitas Negeri Jakarta pukul 15.30 WIB.

Tepat pada pukul 15.30, registrasi sudah dimulai. Peserta mulai mengisi presensi yang sudah disediakan. Peserta mulai memasuki ruangan. Acara PKM FMIPA 1kali ini dipandu oleh Kak Eko Nurrachman*lagiiii (Pend. Matematika 2014) selaku pembawa acara. Setelah para peserta berkumpul, sekitar pukul 16.20 acara pun dimulai.

Seperti biasa sebelum memulai agenda yang baik ini, alangkah baiknya kita membuka materi ini dengan yang baik baik pula. Tilawah dibacakan oleh Wahyu Hutomo (Pend. Matematika 2015). Setelah tilawah, dilanjutkan sambutan-sambutan. Sambutan pertama diberikan oleh Kak Sigit Galih Nugroho (Pend. Matematika 2014) selaku ketua pelaksana PKM FMIPA, beliau berpesan “Ikutilah setiap rangkaian acara PKM FMIPA dengan totalitas”. Sambutan kedua diberikan oleh Kak Mohammad Hafizh (Pend. Matematika 2013) selaku ketua BEM FMIPA UNJ. Sambutan terakhir diberikan oleh Bapak Dr. Rusdi M.Biomed selaku Pembantu Dekan III.

Setelah sambutan-sambutan, acara selanjutnya masuk ke materi. Agenda ini dimoderatori oleh Kak Kak Sigit Galih (Pend. Matematika 2014). Pembicara kali ini adalah dari dosen kami tercinta, siapa lagi kalau bukan Bapak Dr. Rusdi M.Biomed (Pembantu Dekan III FMIPA UNJ).



Hari ini kita akan membahas “Sistem Tata Kelola dan Lingkungan Fakultas”. Sebelum masuk kemateri, Pak Rusdi menyinggung sedikit mengenai mawapres, beliau memaparkan apa saja sih “kriteria” untuk menjadi mawapres. Kalian penasaran ? Iya ? Sama, saya juga ! Ehehehe !

Bocoran sedikit nih, teruntuk mahasiswa FMIPA yang ingin jadi mawapres tahun depan, berikut kriteria yang ada :

·         IPK
Kenapa IPK ? Yap, jelas banget. Namanya juga “Mahasiswa Berprestasi”. Tentunya harus cerdas akademiknya.
·         Prestasi Non-akademik
Yap, kita tidak hanya butuh seseorang yang cerdas akademik, namun non-akademik pun dijadikan pertimbangan pula. Dengan kalian ikut organisasi, lomba-lomba, disitulah terdapat poin plus buat kalian nih para calon mawapres.
·         Bahasa Inggris
Hari gini banget, udah MEA jelas kemampuan berbahasa juga dipertimbangkan, kalian bayangkan 5 tahun kedepan ketika Indonesia, Negara kita tercinta ini dikuasai oleh orang-orang asing dan kita sebagai warna negara hanya bias diam apabila tidak mampu berkompetensi dengan mereka.
·         Karya Ilmiah
Tentunya kita akan menyusun skripsi, nah disinilah dikarya ilmiah ini kalian mulai belajar untuk menyusun skripsi itu. Mahasiswa harus bisa menciptakan sesuatu yang baru dan inovatif.

Setelah membahas mawapres, Pak Rusdi menjelaskan Tahapan Pembangunan Nasional. Saat ini tahun 2016, Indonesia sedang bersaing dalam lingkup regional. Regional mencakup ASEAN. Jika kalian sadar, sudah banyak orang asing yang berada di Indonesia untuk mencari pekerjaan. Oleh karena itu mulai sekarang kita harus siapkan diri kita, yang tidak bias dipungkiri dizaman yang modern ini bahasa inggris lah menjadi modal kita. Sekitar tahun 2020 Indonesia sudah masuk kedalam daya saing internasional. Visi Negara Indonesia pada tahun 2025 ini menjadi “Insan Indonesia Cerdas & Kompetitif”. (Kemenristek Dikti)

Selanjutnya, Pak Rusdi mengupas Kerangka Kompetensi Abad 21 (sumber : 21st century skills, education, competitiveness, partnership for 21st century, 2008) :

-          Informasi, Media dan Teknologi
-          Pembelajaran dan Inovasi
-          Kehidupan dan Karir

Pak Rusdi membahas pula mengenai Perluasan Dan Pendalaman Taksonomi Dalam Pencapaian Kompetensi. Beliau menjelaskan bahwa pada tahan SD pencapaian kompetensi pada anak dititik beratkan kepada pembentukan sikap dan pada tahap SD pula peserta didik sudah mulai melakukan observasi, menanya maupun melakukan eksperimen. Selanjutnya pada tahap SMP selain sikap, ketrampilan mulai dimunculkan, pada tahap ini peserta didik mulai menasosiasikan beberapa hal dengan hal yang lainnya. Tahap yang lebih tinggi ialah SMA, pada tahap ini ketrampilan anak dan pengetahuan anak sedang pesat-pesatnya, pada tahap ini pula komunikasi mulai dapat terjalin dengan baik. Tingkat yang terakhir adalah Perguruan Tinggi, ketrampilan sesungguhnya harus sudah mulai ada, pada tahap ini lah mahasiswa sudah harus mencipta, salah satu contoh karya mahasiswa ialah “skripsi”. (Marzano 1985, Bruner 1960)

Pemaparan dari Pak Rusdi tidak hanya sampai situ kawan ! Sekarang kita akan membahas mengenal Universitas Negeri Jakarta lebih dekat! For your information guys!!!, Universitas Negeri Jakarta sekarang berakreditasi “A”. Saat ini Kampus yang dulunya terkenal IKIP yang diakreditasi A hanyalah 2 di Indonesia, yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Malang (UM). Ohiya, 100% dosen di UNJ sudah mengambil S2 dan lebih dari 60% dosen FMIPA UNJ sudah mengambil S3.

Visi UNJ adalah “menajdi universitas yang memiliki keunggulan kompetitif dalam membangun masyarakat Indonesia yang maju, demokrasi dan sejahtera berdasarkan Pancasila di era globalisasi”.

Untuk mewujudkan visi tersebut, tentunya UNJ memiliki misi, berikut adalah Misi UNJ :

·         Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
·     Menyiapkan tenaga akademik yang bermutu, bertanggung jawab, dan mandiri di bidang pendidikan dan non-kependidikan.
·    Mengembangkan berbagia bentuk pengabdian masyarakat dibidang ilmu, teknologi dan seni.
·         Menciptakan budaya akademik yang kondusif bagi pemberdayaan semua potensi.
·         Memfungsikan dirinya selalu menjadi seseorang yang mampu menerapkan prinsip-prinsip enterpreneuship.
·         Melaksanakan kegiatan kewirausahaan dan kerjasama.

Selain itu UNJ juga memiliki Kompetensi Lulusan UNJ, yaitu :

o    Menguasai, menerapkan dan mengembangkan ilmu.
o    Kewirausahaan yang professional.
o    Kemampuan professional yang tinggi.
o Kemampuan meningkatkan kualitas diri, wawasan dan sikap dalam upaya proses internalisasi menunaikan tugas-tugas keprofesionalannya.
o    Kemampuan menciptakan ilmu.

Pak Rusdi sedikit menyinggung mengenai softskill dan hardskill, beliau memaparkan softskill adalah kemampuan mengelola dirinya sendiri dan oranglain. Softskill sangat dibutuhkan didalam bermasyarakat. Hal seperti berbicara, berhitung, menggambar, bernyanyi adalah contoh dari kegiatan yang disadari. Namun kesantuna, tata bicara yang sopan, perilaku yang santun bukanlah kegiatan yang disadari  namun semua kegiatan tersebut berada pada  sistem limbik, yaitu membutuhkan proses bukan dengan cuma-cuma. Dibutuhkan latihan dan dilakukan terus menerus agar menjadi suatu kebiasaan. Dari sistem limbik itulah yang nantinya membentuk “kecerdasan emosi”.

Dalam dunia kerja ada lima hal teratas yang penting, yaitu komuniaksi, kejujuran, bekerja sama, interpersonal dan beretika.

Setelah materi selesai, dibukalah sesi tanya jawab. Setelah itu acara segera ditutup karena mengingat waktu yang sudah semakin sore. Acara ditutup pada pukul 17.30 oleh Kak Eko selaku pembawa acara. Doa penutup dilantunkan oleh M. Nurilman Baehaqi (Siskom 2015).

 Sekian cerita PKM FMIPA 1 hari ini !!!

See you on PKM FMIPA 2

Tetap semangat kawan !!!

Tunggu cerita-ku di lain waktu !!!

================================================================

#PKMFMIPA2016_Eka Yunita Rahayu_Pendidikan Matematika_2015_Kelompok 14

#SINERGIdalamMENGINSPIRASI

#PKMFMIPAUNJ2016

================================================================

Twitter : @bemfmipaunj

Facebook : BEM FMIPA UNJ

IG : @bemf_mipaunj

Thursday, May 5, 2016

Release Pra PKM FMIPA UNJ 2016

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Apa kabar nih ? Masih semangat kan hari ini ? Tentunya masih dong. Siapa yang hari ini hadir Pra PKM FMIPA ? Yang ikut pasti sudah tau banget keseruannya. Yuk berbagi keceriaan hari ini untuk teman – teman yang lain !!!

Sebelum kita bahas lebih lanjut, readers tau gak sih apa itu PKM FMIPA ?!

PKM FMIPA adalah singkatan dari Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas MIPA. Yap, sudah ada bayangan kan apa itu PKM FMIPA? Tentunya disini kita akan dilatih menjadi seorang pemimpin yang baik. Oh iya acara PKM FMIPA ini bukan hanya diselenggarakan oleh Fakultas MIPA aja loh, melainkan diselenggarakan oleh seluruh fakultas di Universitas Negeri Jakarta.

Pra PKM FMIPA dilaksanakan hari ini, Kamis 05 Mei 2016 di Gedung FMIPA lantai 1 ruang 1.6 – 1.7 Universitas Negeri Jakarta pukul 13.00 WIB. Tema PKM FMIPA tahun ini adalah "Militansi, Bersinergi, Menginspirasi tanpa henti". Kece banget kan temanya ? Udah dijamin acaranya pun lebih kece !

Tepat pada pukul 13.00, registrasi sudah dimulai. Peserta mulai mengisi presensi yang sudah disediakan. Peserta mulai memasuki ruangan. Acara Pra PKM FMIPA kali ini dipandu oleh Kak Eko Nurrachman (Pend. Matematika 2014) selaku pembawa acara. Setelah para peserta berkumpul, sekitar pukul 13.30 acara pun dimulai. Sambil menunggu kedaatangan peserta yang belum datang, kami di putarkan video. Setelah agenda tersebut, semakin gak sabar nih buat masuk ke acara intinya.

Selanjutnya agenda yang gak kalah kecenya adalah materi mengenai Pendidikan Kontemporer oleh Kakak yang kece juga pastinya. Pembicara kali ini adalah Kak Septian Dicky (PGSD 2012, Wakil Ketua BEM UNJ 2016-2017). Agenda ini dimoderatori oleh Kak Novan (Fisika 2014).


Berbicara tentang pendidikan sangatlah luas dan rumit. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik aktif mengembangkan potensi yang tujuannya untuk masyarakat dan Negara. Sedangkan arti dari Pendidikan Kontemporer adalah pendidikan yang kekinian.

Melalui pendidikan, kita bisa mengetahui tingkat intelektualitas suatu bangsa, kualitas sumber daya manusia, dan karakter serta moralitas suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan merupakan suatu hal yang penting yang mampu membangun suatu bangsa. Karena jika kita ingin membenahi bangsa kita, maka pendidikan lah yang pertama kali harus kita benahi terlebih dahulu.

Dalam konteks pendidikan kontemporer ada 4 hal yang harus kita ketahui, yaitu :

  • Liberalisasi Pendidikan, dalam artian instansi bebas mengatur pendidikan, contohnya saja yang terjadi saat ini. Pemerintah menerapkan PTN-BH dan berakhir pada naiknya UKT Mahasiswa. Adanya liberalisasi ini membuat kewajiban menuntut ilmu terabaikan.
  •  Politik Pendidikan, politik adalah pendidikan dan pendidikan adalah politik. Kebijakan pemerintah sangatlah berpengaruh pada pendidikan yang ada.
  • Kapitalisme Pendidikan, perubahan paradigm manusia. Dahulu tujuan seseorang ingin bersekolah adalah untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya dan dapat dirasakan kebermanfaatannya untuk diri sendiri dan masyarakat luas. Namun, apa yang terjadi dengan pendidikan di Indonesia saat ini ? Mereka para kaum yang berpendidikan, hanyalah mengincar suatu “ijazah” yang akan dipergunakan untuk mecari kerja demi mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang besar. Secara tidak langsung paradigma manusia saat ini tentang pendidikan adalah hanya untuk “mencari uang”.
  • Komersialisasi Pendidikan, mencari keuntungan dari pendidikan. Tidak sedikit tempat menuntut ilmu dijadikan ajang komersial oleh para pihak swasta. Contohnya banyak pendirian tempat makan atau parkiran yang tujuannya hanya mencari keuntungan semata.
Kak Dicky memaparkan mengenai kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Fakta mengejutkan dari UNICEF adalah 52 % seseorang tidak dapat sekolah karena keterbatasan uang. Ironis ?!!! Ya, sangat ironis, bukan kah pada UUD 1945, Pasal 31, Ayat 1 dikatakan bahwa “setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan” ??? 
Negara Indonesia semakin diperbudak oleh produk-produk asing. Apakah kalian mau menjadi “pembantu” dirumah kalian sendiri ?
Oleh karena itu, marilah mulai saat ini juga kita benahi persoalan seputar dunia pendidikan !!!
Setelah materi selesai, dibukalah sesi tanya jawab. Setelah itu kami break sejenak untuk shalat Ashar. Setelah break, kita diberi info mengenai kegiatan PKM FMIPA 2016. Dipandu oleh Kak Kartika (Pend. Matematika 2014), kami diberitahu mengenai pembagian kelompok, timeline acara, peraturan peserta PKM FMIPA 2016, penugasan pribadi maupun penugasan kelompok. Selanjutnya acara dipandu oleh Kak Mahmud (Pend. Matematika 2014) untuk berkumpul dengan teman kelompok dan bertemu kakak fasil.

Hari ini, anggota kelompok 14 yang hadir berjumlah 5 orang yang kebetulan angkatan 2015 semua, ada Dede (Pend. Fisika), Firly (Siskom), Widuri (Pend. Kimia), Delvi (Pend. Matematika) dan saya sendiri. Oh iya, perkenalkan kakak fasil kelompok 14 adalah Kak Budiman (Pend. Kimia 2013). Dalam pertemuan kali ini Kak Budiman membagi pengalamannya dalam mengikuti PKM FMIPA. Kami sedikit berdiskusi mengenai urgensi aksi, tiga peranan mahasiswa, pentingnya ikut PKM FMIPA dan masih banyak lagi.

Tak terasa pertemuan dengan kakak fasil sudah berakhir, menandakan berakhir pula acara Pra 1 PKM FMIPA 2016. Dipenghujung acara Kak Eko menutup acara Pra PKM FMIPA 2016. Begitu senang dan bahagianya hati ini bertemu kalian semua, teman-teman baru di FMIPA.

See you on PKM 1 FMIPA 

Tetap semangat kawan !!!
Tunggu cerita-ku di lain waktu !!!

================================================================

#PKMFMIPA2016_Eka Yunita Rahayu_Pendidikan Matematika_2015_Kelompok 14
#SINERGIdalamMENGINSPIRASI
#SEMANGATPKMF!

================================================================

Twitter : @bemfmipaunj
Facebook : BEM FMIPA UNJ
IG : @bemf_mipaunj



Thursday, March 31, 2016

Kumpul Perdana Peserta TER 2016


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Sudah lama tak jumpa nih ! Kabar baik baik saja kan ?
Ada yang tau hari ini ada apa ???

Yappp, "Kumpul Perdana Peserta TER 2016"

Ada yang belum tau TER ? Serius ? Mau tau gak ? Mau tau aja atau mau tau banget ? Intinya mau tau lah ya. Ehehehe, yuk disimak !



TER (Training for Education Reformers) merupakan acara pengaderan pendidikan Education Watch,  tentunya acara ini diadakan oleh Eduwa (Underbow BEM UNJ) dan Departemen Pendidikan dan Penelitian.

Segitu aja ya pengenalan sekilas mengenai TER. Hari ini tepatnya tanggal 31 Maret 2016, kami para peserta TER menghadiri kumpul perdana. Acara kumpul perdana hari ini diadakan di Teater Terbuka  Kamus A UNJ. Acara tersebut berlangsung pukul 16.00 hingga pukul 18.00.

Agenda kumpul perdana kita diawali dengan pembukaan oleh Kak Abdul Muklis, dilanjutkan tilawah oleh Kak Arief, kemudian sambutan Ketua Pelaksana yaitu Kak Laela, sambutan selanjutnya oleh Ketua Eduwa yaitu Kak Miqdad dan sambutan terakhir oleh Ketua BEM UNJ yaitu Kak Bagus Tito dan terakhir agenda pembagian kelompok dipandu oleh Kak Fatra. Nah saya dapet kelompok 1 nih dengan kakak fasilnya Kak Ica dan Kak Wafi.

Dikelompok 1 yang hadir kemarin hanya 5 orang, ada Eka, Alia, Haula, Kak Hery dan Kak Budiman. Semoga dirangkaian TER selanjutnya lebih lengkap ^^

Berhubung kakak fasil kita tidak hadir, jadi kelompok 1 dibimbing oleh Kak Reni. Nah berhubung kelompok 1 yang hadir hanya 5 orang, kami digabung dengan kelompok 8 yang dibimbing oleh Kak Hendy.
Diawal pertemuan kelomopok kita mengenal satu sama lain, perkenalan nama disertai berasal dari prodi apa. Nahhh sambil perkenalan, saat saat yang dinantikan datang, jeng... jeng... jeng... jeng... es krim datang kekelompok kita *horeeeee

Setelah perkenalan, agenda selanjutnya adalah sosialisasi agenda rangkaian TER. Nah setelah ini tolong ya teman teman TER diagendakan tanggal 9 April 2016 pukul 09.00, tempat Aula Maftuhah Yusuf Lt.2 Idb 2 Gd. Dewi Sartika UNJ. Akan ada agenda TER selanjutnya. Agendanya ngapain ? Mau tau ? Kepo ? Yuk langsung aja merapat pada tanggal dan tempat yang telah ditentukan.

Setelah ituuu, yap pemberitahuan seputar tugas oleh Kak Reni, tugas individu maupun tugas kelomopok. Mau tau apa aja tugasnya ? Check it out gaisss !!!

Individu :
-Harus punya blog/tumblr untuk menceritakan hari-hari-mu selama di TER
-Baca 1 buku, yang nantinya akan kita kupas dimasing-masing kelompok

Kelompok :
-Kunjungan tokoh pendidikan
-Kajian fakultas

Setelah sosialisasi penugasan, tidak terasa waktu semakin sore, jadiiii temu kelompok disudahkan, dan ditutup oleh Kak Hendy.

Foto foto lah sebagai pemanis di penghujung acara Kumpul Perdana Peserta TER 2016.

*cekrek, cekrek, cekrek,

Tetap semangat kawan !!!
Tunggu cerita-ku di lain waktu !!!

Salam Mendidik Menata Peradaban !!!

===================================
Twitter : @Eduwa_UNJ
Twitter : @BEMUNJ_OFFICIAL
Facebook : Eduwa Unj
IG : educationwatchunj

Monday, December 7, 2015

Pra 1 Reform FMIPA UNJ 2015



Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Apa kabar nih ? Masih semangat gak hari ini ? Tentunya masih dong. Siapa yang Jumat lalu hadir Pra 1 Reform ? Yang ikut pasti sudah tau banget keseruannya disana kan ? Yuk berbagi keceriaan untuk teman – teman semua !!!

Udah gak sabar ? Mau tau keseruannya ? Check it out guys !!!

Pra 1 Reform itu dilaksanakan hari Jumat, tepatnya tanggal 4 November 2015  bertempat di Lantai 4 Gedung FMIPA, Kampus B Universitas Negeri Jakarta pada pukul 15.30 WIB. Oh iya guys, tema Reform Jilid VII adalah “Cendikiawan Militan Inspirator Peradaban : Sebuah Korelasi Antara Semangat Juang Dan Ketaqwaan”. Uhhh keren banget kan ? Wow banget gak tuh ???

Karena beberapa hal Pra 1 Reform dimulai pukul 16.00. Seperti biasa kami semua melakukan presensi terlebih dahulu. Agenda pertama kami adalah saling kenal satu sama lain. Setelah sesi perkenalan, dilanjutkan dengan penugasan mewawancarai berbagai narasumber yaitu, petugas kebersihan, petugas keamanan, petugas parkir serta pedagang kantin. Pertanyaan yang kami bahas disini mencakup tiga poin utama yaitu, Mahasiswa FMIPA itu seperti apa, etika Mahasiswa FMIPA seperti apa dan kesan serta pesan untuk Mahasiswa FMIPA.

Hasil yang kami dapat sangatlah bervariasi, dan kami tidak menduga dengan jawaban dari para narasumber.

Terkait pertanyaan “Mahasiswa FMIPA seperti apa?” sangat beragam pula pandangan mereka tentang ini. Mayoritas penilaian mereka tentang Mahasiswa FMIPA sangatlah positif. Namun sebagian kecil dari Mahasiswa FMIPA memang ada yang sifatnya menjurus ke hal negatif. Dari segi umumnya Mahasiswa FMIPA itu baik dan memiliki sopan santun yang bagus dan anaknya ramah – ramah. Selain itu mereka berpendapat bahwa Mahasiswa FMIPA soleh dan solehah, ibadahnya rajin. Namun tidak keseluruhannya seperti itu. Terkadang ada beberapa Mahasiswa FMIPA yang tutur katanya kurang sopan.

Mengenai pertanyaan selanjutnya, “Bagaimana etika ataupun moral Mahasiswa FMIPA ?” Disinilah kami mulai merasa terkejut dengan berbagai macam pandangan mereka. Etika Mahasiswa FMIPA sangat jelas unggul dalam ibadahnya, namun sangat disayangkan Mahasiswa FMIPA sangat kurang dari segi kebersihannya. Terlihat dari berserakannya sampah – sampah plastik, botol, maupun kertas dilingkungan kelas ataupun di ruang – ruang diskusi, dan tak jarang para pedagang kantin pun sering menuai teguran dari para petugas kebersihan terkait sampah – sampah yang sudah jelas bukan kesalahan mereka. Tidak hanya didalam gedung perkuliahan, dilingkungan Sekretariat BEMFMIPA, BEMJ Matematika, BEMJ Kimia, BEMJ Fisika dan BEMJ Biologi pun menuai protes karena lingkungannya yang kurang bersih dan rapi. Lalu sopan santun Mahasiswa FMIPA kepada orang yang lebih tua juga masih sangat kurang. Contohnya saja ketika melewati orang yang lebih tua, tidak sedikit Mahasiswa FMIPA yang langsung jalan begitu saja, tanpa ada kata – kata “permisi” serta tundukan kepala yang mengartikan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Fakta yang mengejutkan selanjutnya adalah kurangnya kesadaran "jarak" antar lawan jenis. Mahasiswa FMIPA yang notabene nya “Ibadahnya kuat” gitu sangat ironis bahwa banyak pandangan dari masyarakat sekitar FMIPA yang negatif terkait pergaulan lawan jenis. Yang mengejutkannya lagi ada segelintir Mahasiswa FMIPA yang suka tidak bayar parkir.

Aduh kok paparan diatas negatif semua ya ? Jadinya Mahasiswa FMIPA buruk – buruk semua dong ?! Eitsss gak gitu juga kawan readers sekalian, pemaparan yang diberikan diatas adalah hanya sebagian kecil dari Mahasiswa FMIPA saja, tidak semua Mahasiswa FMIPA berperilaku seperti yang diatas loh. Lihat saja Mahasiswa FMIPA juga banyak menuai Prestasi, entah dari Bidang Akademik maupun Non Akademik.

Poin yang terakhir ialah “Kesan serta pesan mereka untuk Mahasiswa FMIPA” Kesan utama mereka mengenai Mahasiswa FMIPA sudah jelas yaitu Mahasiswa FMIPA memiliki akhlakul karimah *alhamdulillah luar biasa, Allahu akbar !!!

Pesan untuk Mahasiswa FMIPA adalah tolong ditingkatkan lagi kesadaran akan kebersihan, karena kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, namun itu semua sebagai tanggung jawab kita semua. Mulai dari sekarang yuk diterapkannya GT-5S (Gerakan Tebar Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun). Karena ketika kita ingin dihormati, mulailah menghormati orang lain dan tentunya juga menghormati diri sendiri dengan berperilaku yang positif. Selain itu lebih menjaga "jarak" antar lawan jenis.

Berikut ada beberapa foto kami dengan para narasumber yang kami mintai pendapatnya :

Narasumber : Petugas Kebersihan
Narasumber : Petugas Keamanan
Narasumber : Petugas Parkir

Setelah wawancara, kami semua berpindah tempat disamping GSG (Gedung Serba Guna). Disana kami dikumpulkan untuk memaparkan semua hasil wawancara kami. Setelah itu ada agenda yang sangat menyenangkan. Jeng... jeng... jeng... jeng... Apa itu ? Yap, MenSosPol. Apaan tuh mensospol ? Mentoring Sosial Politik, disini kami dibagi kelompok dengan Kakak pendamping Kak Diah, Kak Icul dan Kak Wuri. Kakakk – kakak kece tersebut menceritakan pengalaman mereka selama mereka Reform.

Setelah mensospol berakhir, menandakan berakhir pula Pra 1 Reform kali ini. And then, sampai berjumpa di Pra 2 Reform kawan !!!

See you ...

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Thursday, December 3, 2015

Resume Fokus TaNK MIPA UNJ 2015



Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Apa kabar nih ? Masih semangat kan hari ini ? Siapa yang Senin lalu hadir "Fokus" ? Fokus apa ya ? Fokus itu "Forum Diskusi" agenda rutinitas TAnK MIPA pada hari Senin. Fokus kali ini sebagai rangkaian acara Reform juga loh.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, readers tau gak sih apa itu Reform ? Masih bertanya apa itu Reform ? 

Reform itu adalah acaranya Departemen Sospol BEM FMIPA. Reform ini diikuti oleh empat jurusan di Fakultas MIPA yaitu, Matematika, Kimia, Biologi dan Fisika. Oh iya acara bukan hanya ditujukan untuk para TAnK MIPA, Forum Perempuan FMIPA ataupun Desa Binaan saja, namun untuk seluruh keluarga besar FMIPA loh. Reform tahun 2015 ini adalah Reform Jilid VII.

Udah gak sabar dengan cerita Fokus Senin lalu ? Check it out !!!

Fokus itu dilaksanakan hari Senin lalu, tepatnya tanggal 30 November 2015 di Saung Putih, Kampus B Universitas Negeri Jakarta pukul 16.00 WIB. Tema Fokus pada kali ini adalah "Pemuda Hari Ini, Pemimpin Masa Depan". Kece banget kan temanya ? Udah dijamin acaranya sekece tema tersebut !

Pembicara pada Fokus kali ini tidak kalah kecenya dengan materi yang ingin disampaikan. Kita punya 3F. Kak M. Faik Setiadi selaku Komandan TAnKMIPA 2015/2016, Kak Fajar Yulianto selaku Komandan TAnKMIPA 2014/2015 dan Kak Faisal Azhar selaku Komandan TAnKMIPA 2013/2014.

Dalam artian pemuda adalah masa depan bangsa, masa depan bangsa ini tergantung pada pemuda hari ini karena sebagaimana kita tahu bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan sedemikian pentingnya kedudukan dan peranan pemuda bagi bangsa ini. 

Pada forum diskusi kali ini ada beberapa poin penting yang dapat diambil.

  • Kondisi pemuda Indonesia saat ini, mengalami degradasi moral, terlena dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda. Tataran moral, sosial dan akademik, pemuda tidak lagi memberi contoh dan keteladanan baik kepada masyarakat sebagai kaum terpelajar, lebih banyak yang berorientasi pada hedonisme (berhura-hura), tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini, dalam urusan akademik pun banyak mahasiswa tidak menyadari bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam perubahan menuju kemajuan bangsa.
  • Pada saat ini sangat jarang menemukan mahasiswa terlibat dalam persoalan sosial di masyarakat. Jika ada mungkin tidak cukup 1 persen saja. Belum lagi, dukungan terhadap mahasiswa yang lebih menfokuskan diri pada  pengembangan diri.
  • Dominasi pemuda di parlemen tidak menjamin perbaikan bangsa ke depan. Tantangan kaum muda dalam mengisi panggung politik tanah air tidak bisa dilihat dari seberapa banyak pemuda yang masuk dalam ‘lingkaran kekuasaan’, tapi seberapa besar kontribusi yang bisa diberikan kepada masyarakat dalam bentuk tindakan praktis.
Sebagai para calon pemimpin masa depan kita harus bisa belajar dari pemimpin-pemimpin Indonesia masa lalu dan masa sekarang, kita harus bisa memilah yang mana bisa dicontoh dan yang mana tidak bisa dicontoh.

Menurut Kak Fajar dan Kak Faisal, karakteristik pemimpin ideal adalah seperti yang sudah tertanam dalam diri Rasulullah SAW, seperti sidik, amanah, tablig dan fatonah.

Disini juga dijelaskan bahwa urgensi dari Reform adalah masih banyak mahasiswa zaman sekarang yang belum mengerti makna dari kata mahasiswa itu sendiri dan peran serta fungsi mahasiswa yang sesungguhnya.

Sebelum mencukupkan cerita kali ini, ada pesan dari para Kakak 3F nih yang harus benar benar diamalkan. Pesannya adalah jangan lupa makan, karena aktivis juga manusia yang butuh makan.

Cukup sudah cerita kecil tentang Fokus TAnK MIPA.
Gimana ? Seru banget kan ? Jangan lupa hadir di acara Reform selanjutnya, dan yang pasti lebih seru dari Fokus kali ini.

Next ........

Sampai bertemu di Pra 1 Reform readers ! jangan

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.