Thursday, May 5, 2016

Release Pra PKM FMIPA UNJ 2016

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Apa kabar nih ? Masih semangat kan hari ini ? Tentunya masih dong. Siapa yang hari ini hadir Pra PKM FMIPA ? Yang ikut pasti sudah tau banget keseruannya. Yuk berbagi keceriaan hari ini untuk teman – teman yang lain !!!

Sebelum kita bahas lebih lanjut, readers tau gak sih apa itu PKM FMIPA ?!

PKM FMIPA adalah singkatan dari Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas MIPA. Yap, sudah ada bayangan kan apa itu PKM FMIPA? Tentunya disini kita akan dilatih menjadi seorang pemimpin yang baik. Oh iya acara PKM FMIPA ini bukan hanya diselenggarakan oleh Fakultas MIPA aja loh, melainkan diselenggarakan oleh seluruh fakultas di Universitas Negeri Jakarta.

Pra PKM FMIPA dilaksanakan hari ini, Kamis 05 Mei 2016 di Gedung FMIPA lantai 1 ruang 1.6 – 1.7 Universitas Negeri Jakarta pukul 13.00 WIB. Tema PKM FMIPA tahun ini adalah "Militansi, Bersinergi, Menginspirasi tanpa henti". Kece banget kan temanya ? Udah dijamin acaranya pun lebih kece !

Tepat pada pukul 13.00, registrasi sudah dimulai. Peserta mulai mengisi presensi yang sudah disediakan. Peserta mulai memasuki ruangan. Acara Pra PKM FMIPA kali ini dipandu oleh Kak Eko Nurrachman (Pend. Matematika 2014) selaku pembawa acara. Setelah para peserta berkumpul, sekitar pukul 13.30 acara pun dimulai. Sambil menunggu kedaatangan peserta yang belum datang, kami di putarkan video. Setelah agenda tersebut, semakin gak sabar nih buat masuk ke acara intinya.

Selanjutnya agenda yang gak kalah kecenya adalah materi mengenai Pendidikan Kontemporer oleh Kakak yang kece juga pastinya. Pembicara kali ini adalah Kak Septian Dicky (PGSD 2012, Wakil Ketua BEM UNJ 2016-2017). Agenda ini dimoderatori oleh Kak Novan (Fisika 2014).


Berbicara tentang pendidikan sangatlah luas dan rumit. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik aktif mengembangkan potensi yang tujuannya untuk masyarakat dan Negara. Sedangkan arti dari Pendidikan Kontemporer adalah pendidikan yang kekinian.

Melalui pendidikan, kita bisa mengetahui tingkat intelektualitas suatu bangsa, kualitas sumber daya manusia, dan karakter serta moralitas suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan merupakan suatu hal yang penting yang mampu membangun suatu bangsa. Karena jika kita ingin membenahi bangsa kita, maka pendidikan lah yang pertama kali harus kita benahi terlebih dahulu.

Dalam konteks pendidikan kontemporer ada 4 hal yang harus kita ketahui, yaitu :

  • Liberalisasi Pendidikan, dalam artian instansi bebas mengatur pendidikan, contohnya saja yang terjadi saat ini. Pemerintah menerapkan PTN-BH dan berakhir pada naiknya UKT Mahasiswa. Adanya liberalisasi ini membuat kewajiban menuntut ilmu terabaikan.
  •  Politik Pendidikan, politik adalah pendidikan dan pendidikan adalah politik. Kebijakan pemerintah sangatlah berpengaruh pada pendidikan yang ada.
  • Kapitalisme Pendidikan, perubahan paradigm manusia. Dahulu tujuan seseorang ingin bersekolah adalah untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya dan dapat dirasakan kebermanfaatannya untuk diri sendiri dan masyarakat luas. Namun, apa yang terjadi dengan pendidikan di Indonesia saat ini ? Mereka para kaum yang berpendidikan, hanyalah mengincar suatu “ijazah” yang akan dipergunakan untuk mecari kerja demi mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang besar. Secara tidak langsung paradigma manusia saat ini tentang pendidikan adalah hanya untuk “mencari uang”.
  • Komersialisasi Pendidikan, mencari keuntungan dari pendidikan. Tidak sedikit tempat menuntut ilmu dijadikan ajang komersial oleh para pihak swasta. Contohnya banyak pendirian tempat makan atau parkiran yang tujuannya hanya mencari keuntungan semata.
Kak Dicky memaparkan mengenai kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Fakta mengejutkan dari UNICEF adalah 52 % seseorang tidak dapat sekolah karena keterbatasan uang. Ironis ?!!! Ya, sangat ironis, bukan kah pada UUD 1945, Pasal 31, Ayat 1 dikatakan bahwa “setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan” ??? 
Negara Indonesia semakin diperbudak oleh produk-produk asing. Apakah kalian mau menjadi “pembantu” dirumah kalian sendiri ?
Oleh karena itu, marilah mulai saat ini juga kita benahi persoalan seputar dunia pendidikan !!!
Setelah materi selesai, dibukalah sesi tanya jawab. Setelah itu kami break sejenak untuk shalat Ashar. Setelah break, kita diberi info mengenai kegiatan PKM FMIPA 2016. Dipandu oleh Kak Kartika (Pend. Matematika 2014), kami diberitahu mengenai pembagian kelompok, timeline acara, peraturan peserta PKM FMIPA 2016, penugasan pribadi maupun penugasan kelompok. Selanjutnya acara dipandu oleh Kak Mahmud (Pend. Matematika 2014) untuk berkumpul dengan teman kelompok dan bertemu kakak fasil.

Hari ini, anggota kelompok 14 yang hadir berjumlah 5 orang yang kebetulan angkatan 2015 semua, ada Dede (Pend. Fisika), Firly (Siskom), Widuri (Pend. Kimia), Delvi (Pend. Matematika) dan saya sendiri. Oh iya, perkenalkan kakak fasil kelompok 14 adalah Kak Budiman (Pend. Kimia 2013). Dalam pertemuan kali ini Kak Budiman membagi pengalamannya dalam mengikuti PKM FMIPA. Kami sedikit berdiskusi mengenai urgensi aksi, tiga peranan mahasiswa, pentingnya ikut PKM FMIPA dan masih banyak lagi.

Tak terasa pertemuan dengan kakak fasil sudah berakhir, menandakan berakhir pula acara Pra 1 PKM FMIPA 2016. Dipenghujung acara Kak Eko menutup acara Pra PKM FMIPA 2016. Begitu senang dan bahagianya hati ini bertemu kalian semua, teman-teman baru di FMIPA.

See you on PKM 1 FMIPA 

Tetap semangat kawan !!!
Tunggu cerita-ku di lain waktu !!!

================================================================

#PKMFMIPA2016_Eka Yunita Rahayu_Pendidikan Matematika_2015_Kelompok 14
#SINERGIdalamMENGINSPIRASI
#SEMANGATPKMF!

================================================================

Twitter : @bemfmipaunj
Facebook : BEM FMIPA UNJ
IG : @bemf_mipaunj



Thursday, March 31, 2016

Kumpul Perdana Peserta TER 2016


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Sudah lama tak jumpa nih ! Kabar baik baik saja kan ?
Ada yang tau hari ini ada apa ???

Yappp, "Kumpul Perdana Peserta TER 2016"

Ada yang belum tau TER ? Serius ? Mau tau gak ? Mau tau aja atau mau tau banget ? Intinya mau tau lah ya. Ehehehe, yuk disimak !



TER (Training for Education Reformers) merupakan acara pengaderan pendidikan Education Watch,  tentunya acara ini diadakan oleh Eduwa (Underbow BEM UNJ) dan Departemen Pendidikan dan Penelitian.

Segitu aja ya pengenalan sekilas mengenai TER. Hari ini tepatnya tanggal 31 Maret 2016, kami para peserta TER menghadiri kumpul perdana. Acara kumpul perdana hari ini diadakan di Teater Terbuka  Kamus A UNJ. Acara tersebut berlangsung pukul 16.00 hingga pukul 18.00.

Agenda kumpul perdana kita diawali dengan pembukaan oleh Kak Abdul Muklis, dilanjutkan tilawah oleh Kak Arief, kemudian sambutan Ketua Pelaksana yaitu Kak Laela, sambutan selanjutnya oleh Ketua Eduwa yaitu Kak Miqdad dan sambutan terakhir oleh Ketua BEM UNJ yaitu Kak Bagus Tito dan terakhir agenda pembagian kelompok dipandu oleh Kak Fatra. Nah saya dapet kelompok 1 nih dengan kakak fasilnya Kak Ica dan Kak Wafi.

Dikelompok 1 yang hadir kemarin hanya 5 orang, ada Eka, Alia, Haula, Kak Hery dan Kak Budiman. Semoga dirangkaian TER selanjutnya lebih lengkap ^^

Berhubung kakak fasil kita tidak hadir, jadi kelompok 1 dibimbing oleh Kak Reni. Nah berhubung kelompok 1 yang hadir hanya 5 orang, kami digabung dengan kelompok 8 yang dibimbing oleh Kak Hendy.
Diawal pertemuan kelomopok kita mengenal satu sama lain, perkenalan nama disertai berasal dari prodi apa. Nahhh sambil perkenalan, saat saat yang dinantikan datang, jeng... jeng... jeng... jeng... es krim datang kekelompok kita *horeeeee

Setelah perkenalan, agenda selanjutnya adalah sosialisasi agenda rangkaian TER. Nah setelah ini tolong ya teman teman TER diagendakan tanggal 9 April 2016 pukul 09.00, tempat Aula Maftuhah Yusuf Lt.2 Idb 2 Gd. Dewi Sartika UNJ. Akan ada agenda TER selanjutnya. Agendanya ngapain ? Mau tau ? Kepo ? Yuk langsung aja merapat pada tanggal dan tempat yang telah ditentukan.

Setelah ituuu, yap pemberitahuan seputar tugas oleh Kak Reni, tugas individu maupun tugas kelomopok. Mau tau apa aja tugasnya ? Check it out gaisss !!!

Individu :
-Harus punya blog/tumblr untuk menceritakan hari-hari-mu selama di TER
-Baca 1 buku, yang nantinya akan kita kupas dimasing-masing kelompok

Kelompok :
-Kunjungan tokoh pendidikan
-Kajian fakultas

Setelah sosialisasi penugasan, tidak terasa waktu semakin sore, jadiiii temu kelompok disudahkan, dan ditutup oleh Kak Hendy.

Foto foto lah sebagai pemanis di penghujung acara Kumpul Perdana Peserta TER 2016.

*cekrek, cekrek, cekrek,

Tetap semangat kawan !!!
Tunggu cerita-ku di lain waktu !!!

Salam Mendidik Menata Peradaban !!!

===================================
Twitter : @Eduwa_UNJ
Twitter : @BEMUNJ_OFFICIAL
Facebook : Eduwa Unj
IG : educationwatchunj

Monday, December 7, 2015

Pra 1 Reform FMIPA UNJ 2015



Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Apa kabar nih ? Masih semangat gak hari ini ? Tentunya masih dong. Siapa yang Jumat lalu hadir Pra 1 Reform ? Yang ikut pasti sudah tau banget keseruannya disana kan ? Yuk berbagi keceriaan untuk teman – teman semua !!!

Udah gak sabar ? Mau tau keseruannya ? Check it out guys !!!

Pra 1 Reform itu dilaksanakan hari Jumat, tepatnya tanggal 4 November 2015  bertempat di Lantai 4 Gedung FMIPA, Kampus B Universitas Negeri Jakarta pada pukul 15.30 WIB. Oh iya guys, tema Reform Jilid VII adalah “Cendikiawan Militan Inspirator Peradaban : Sebuah Korelasi Antara Semangat Juang Dan Ketaqwaan”. Uhhh keren banget kan ? Wow banget gak tuh ???

Karena beberapa hal Pra 1 Reform dimulai pukul 16.00. Seperti biasa kami semua melakukan presensi terlebih dahulu. Agenda pertama kami adalah saling kenal satu sama lain. Setelah sesi perkenalan, dilanjutkan dengan penugasan mewawancarai berbagai narasumber yaitu, petugas kebersihan, petugas keamanan, petugas parkir serta pedagang kantin. Pertanyaan yang kami bahas disini mencakup tiga poin utama yaitu, Mahasiswa FMIPA itu seperti apa, etika Mahasiswa FMIPA seperti apa dan kesan serta pesan untuk Mahasiswa FMIPA.

Hasil yang kami dapat sangatlah bervariasi, dan kami tidak menduga dengan jawaban dari para narasumber.

Terkait pertanyaan “Mahasiswa FMIPA seperti apa?” sangat beragam pula pandangan mereka tentang ini. Mayoritas penilaian mereka tentang Mahasiswa FMIPA sangatlah positif. Namun sebagian kecil dari Mahasiswa FMIPA memang ada yang sifatnya menjurus ke hal negatif. Dari segi umumnya Mahasiswa FMIPA itu baik dan memiliki sopan santun yang bagus dan anaknya ramah – ramah. Selain itu mereka berpendapat bahwa Mahasiswa FMIPA soleh dan solehah, ibadahnya rajin. Namun tidak keseluruhannya seperti itu. Terkadang ada beberapa Mahasiswa FMIPA yang tutur katanya kurang sopan.

Mengenai pertanyaan selanjutnya, “Bagaimana etika ataupun moral Mahasiswa FMIPA ?” Disinilah kami mulai merasa terkejut dengan berbagai macam pandangan mereka. Etika Mahasiswa FMIPA sangat jelas unggul dalam ibadahnya, namun sangat disayangkan Mahasiswa FMIPA sangat kurang dari segi kebersihannya. Terlihat dari berserakannya sampah – sampah plastik, botol, maupun kertas dilingkungan kelas ataupun di ruang – ruang diskusi, dan tak jarang para pedagang kantin pun sering menuai teguran dari para petugas kebersihan terkait sampah – sampah yang sudah jelas bukan kesalahan mereka. Tidak hanya didalam gedung perkuliahan, dilingkungan Sekretariat BEMFMIPA, BEMJ Matematika, BEMJ Kimia, BEMJ Fisika dan BEMJ Biologi pun menuai protes karena lingkungannya yang kurang bersih dan rapi. Lalu sopan santun Mahasiswa FMIPA kepada orang yang lebih tua juga masih sangat kurang. Contohnya saja ketika melewati orang yang lebih tua, tidak sedikit Mahasiswa FMIPA yang langsung jalan begitu saja, tanpa ada kata – kata “permisi” serta tundukan kepala yang mengartikan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Fakta yang mengejutkan selanjutnya adalah kurangnya kesadaran "jarak" antar lawan jenis. Mahasiswa FMIPA yang notabene nya “Ibadahnya kuat” gitu sangat ironis bahwa banyak pandangan dari masyarakat sekitar FMIPA yang negatif terkait pergaulan lawan jenis. Yang mengejutkannya lagi ada segelintir Mahasiswa FMIPA yang suka tidak bayar parkir.

Aduh kok paparan diatas negatif semua ya ? Jadinya Mahasiswa FMIPA buruk – buruk semua dong ?! Eitsss gak gitu juga kawan readers sekalian, pemaparan yang diberikan diatas adalah hanya sebagian kecil dari Mahasiswa FMIPA saja, tidak semua Mahasiswa FMIPA berperilaku seperti yang diatas loh. Lihat saja Mahasiswa FMIPA juga banyak menuai Prestasi, entah dari Bidang Akademik maupun Non Akademik.

Poin yang terakhir ialah “Kesan serta pesan mereka untuk Mahasiswa FMIPA” Kesan utama mereka mengenai Mahasiswa FMIPA sudah jelas yaitu Mahasiswa FMIPA memiliki akhlakul karimah *alhamdulillah luar biasa, Allahu akbar !!!

Pesan untuk Mahasiswa FMIPA adalah tolong ditingkatkan lagi kesadaran akan kebersihan, karena kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, namun itu semua sebagai tanggung jawab kita semua. Mulai dari sekarang yuk diterapkannya GT-5S (Gerakan Tebar Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun). Karena ketika kita ingin dihormati, mulailah menghormati orang lain dan tentunya juga menghormati diri sendiri dengan berperilaku yang positif. Selain itu lebih menjaga "jarak" antar lawan jenis.

Berikut ada beberapa foto kami dengan para narasumber yang kami mintai pendapatnya :

Narasumber : Petugas Kebersihan
Narasumber : Petugas Keamanan
Narasumber : Petugas Parkir

Setelah wawancara, kami semua berpindah tempat disamping GSG (Gedung Serba Guna). Disana kami dikumpulkan untuk memaparkan semua hasil wawancara kami. Setelah itu ada agenda yang sangat menyenangkan. Jeng... jeng... jeng... jeng... Apa itu ? Yap, MenSosPol. Apaan tuh mensospol ? Mentoring Sosial Politik, disini kami dibagi kelompok dengan Kakak pendamping Kak Diah, Kak Icul dan Kak Wuri. Kakakk – kakak kece tersebut menceritakan pengalaman mereka selama mereka Reform.

Setelah mensospol berakhir, menandakan berakhir pula Pra 1 Reform kali ini. And then, sampai berjumpa di Pra 2 Reform kawan !!!

See you ...

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Thursday, December 3, 2015

Resume Fokus TaNK MIPA UNJ 2015



Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai readers ! Apa kabar nih ? Masih semangat kan hari ini ? Siapa yang Senin lalu hadir "Fokus" ? Fokus apa ya ? Fokus itu "Forum Diskusi" agenda rutinitas TAnK MIPA pada hari Senin. Fokus kali ini sebagai rangkaian acara Reform juga loh.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, readers tau gak sih apa itu Reform ? Masih bertanya apa itu Reform ? 

Reform itu adalah acaranya Departemen Sospol BEM FMIPA. Reform ini diikuti oleh empat jurusan di Fakultas MIPA yaitu, Matematika, Kimia, Biologi dan Fisika. Oh iya acara bukan hanya ditujukan untuk para TAnK MIPA, Forum Perempuan FMIPA ataupun Desa Binaan saja, namun untuk seluruh keluarga besar FMIPA loh. Reform tahun 2015 ini adalah Reform Jilid VII.

Udah gak sabar dengan cerita Fokus Senin lalu ? Check it out !!!

Fokus itu dilaksanakan hari Senin lalu, tepatnya tanggal 30 November 2015 di Saung Putih, Kampus B Universitas Negeri Jakarta pukul 16.00 WIB. Tema Fokus pada kali ini adalah "Pemuda Hari Ini, Pemimpin Masa Depan". Kece banget kan temanya ? Udah dijamin acaranya sekece tema tersebut !

Pembicara pada Fokus kali ini tidak kalah kecenya dengan materi yang ingin disampaikan. Kita punya 3F. Kak M. Faik Setiadi selaku Komandan TAnKMIPA 2015/2016, Kak Fajar Yulianto selaku Komandan TAnKMIPA 2014/2015 dan Kak Faisal Azhar selaku Komandan TAnKMIPA 2013/2014.

Dalam artian pemuda adalah masa depan bangsa, masa depan bangsa ini tergantung pada pemuda hari ini karena sebagaimana kita tahu bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan sedemikian pentingnya kedudukan dan peranan pemuda bagi bangsa ini. 

Pada forum diskusi kali ini ada beberapa poin penting yang dapat diambil.

  • Kondisi pemuda Indonesia saat ini, mengalami degradasi moral, terlena dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda. Tataran moral, sosial dan akademik, pemuda tidak lagi memberi contoh dan keteladanan baik kepada masyarakat sebagai kaum terpelajar, lebih banyak yang berorientasi pada hedonisme (berhura-hura), tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini, dalam urusan akademik pun banyak mahasiswa tidak menyadari bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam perubahan menuju kemajuan bangsa.
  • Pada saat ini sangat jarang menemukan mahasiswa terlibat dalam persoalan sosial di masyarakat. Jika ada mungkin tidak cukup 1 persen saja. Belum lagi, dukungan terhadap mahasiswa yang lebih menfokuskan diri pada  pengembangan diri.
  • Dominasi pemuda di parlemen tidak menjamin perbaikan bangsa ke depan. Tantangan kaum muda dalam mengisi panggung politik tanah air tidak bisa dilihat dari seberapa banyak pemuda yang masuk dalam ‘lingkaran kekuasaan’, tapi seberapa besar kontribusi yang bisa diberikan kepada masyarakat dalam bentuk tindakan praktis.
Sebagai para calon pemimpin masa depan kita harus bisa belajar dari pemimpin-pemimpin Indonesia masa lalu dan masa sekarang, kita harus bisa memilah yang mana bisa dicontoh dan yang mana tidak bisa dicontoh.

Menurut Kak Fajar dan Kak Faisal, karakteristik pemimpin ideal adalah seperti yang sudah tertanam dalam diri Rasulullah SAW, seperti sidik, amanah, tablig dan fatonah.

Disini juga dijelaskan bahwa urgensi dari Reform adalah masih banyak mahasiswa zaman sekarang yang belum mengerti makna dari kata mahasiswa itu sendiri dan peran serta fungsi mahasiswa yang sesungguhnya.

Sebelum mencukupkan cerita kali ini, ada pesan dari para Kakak 3F nih yang harus benar benar diamalkan. Pesannya adalah jangan lupa makan, karena aktivis juga manusia yang butuh makan.

Cukup sudah cerita kecil tentang Fokus TAnK MIPA.
Gimana ? Seru banget kan ? Jangan lupa hadir di acara Reform selanjutnya, dan yang pasti lebih seru dari Fokus kali ini.

Next ........

Sampai bertemu di Pra 1 Reform readers ! jangan

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.










Monday, November 16, 2015

Field Report PKMJ Matematika UNJ 2015



Assalamualaikum Wr Wb.
Halo readers kembali lagi dengan PKMJ !!!
Kali ini saya akan cerita keseruan 3 hari yang lalu.
Yaps, hari H PKMJ.

Hari Jumat lalu tepatnya tanggal 13 Oktober 2015, saya beserta seluruh teman – teman Jurusan Matematika melaksanakan PKMJ selama tiga hari kedepan. Udah gak sabar kan denger ceritanya ? Yuk langsung aja disimak !

Apel sebelum keberangkatan dimulai pada pukul 15.30 WIB yang bertempat di Lapangan Daksinapati Barat. Karena beberapa hal Apel baru dimulai kurang lebih pukul 16.30 WIB. Pembina Apel PKMJ adalah Pak Ibnu Hadi selaku Pembina BEM Jurusan Matematika. Ada beberapa pesan yang berkesan dari Beliau untuk kami, yang pertama adalah kami tidak boleh egois, lalu harus saling membantu satu sama lain, dan yang terpenting adalah tetap semangat mengikuti seluruh rangkaian acara PKMJ.

Setelah apel selesai kami dipindahkan ke Gedung Dewi Sartika atau IDB II lebih tepatnya di lantai 7 karena cuaca yang sangat mendung. Disana kami melakukan temu kelompok bersama fasil untuk diberi arahan menuju lokas PKMJ dan penugasan selama diperjalanan. Sekitar pukul 17.30 kami diminta untuk meniggalkan kampus untuk menuju lokasi. Namun tiba – tiba hujan begitu deras, kelompok saya memutuskan untuk shalat maghrib sekaligus berteduh dahulu di Masjid At-Taqwa . Ternyata sudah banyak kelompok lain yang berada disana. Tidak diduga salah satu teman kelompok kami terjebak hujan diperjalanan dan kendala motor yang ditaikinya mogok. Satu persatu kelompok lain berangkat  Satu persatu kelompok lain berangkat, tetapi kelompok kami menunggu kedatangan teman kami. Kami memanfaatkan waktu tersebut untuk mewawancarai 3 profesi yang berbeda dengan tema “Peran Mahasiswa dalam Masyarakat”. Yang pertama yang mewawancarai Ibu Ida yang berprofesi sebagai pedagang. Selanjutnya kami mewawancarai Pak Afif yang berprofesi sebagai Pimpinan TPA Masjid At-Taqwa. Akhirnya teman kami datang, lalu kami memulai perjalanan kami.

Kami memutuskan untuk naik Bis Mayasari 17A menuju Kampung Rambutan. Sekitar pukul 20.30 bus tersebut tiba di Kampung Rambutan, setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Cisarua dengan menaiki Bis Doa Ibu. Diperjalanan kami mewawancarai Pak Asep yang berprofesi sebagai Supir Bis. Kami tiba di Cisarua pada pukul 23.45. kami disambut dengan Kakak Panitia, dan akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju Villa Ira. Tepatpukul 00.18 kami tiba disana. Kami segera mengisi presensi dan selanjutnya menaruh barang bawaan kami dikamar.

Next, kami segera bergegas menuju Aula untuk melaksanakan Sidang Tata Tertib Peserta PKMJ. Serangkaian sidang berlalu dan mencapai suatu persetujuan. Waktu sudah menunjukan pukul 01.00 dan kami segera tidur.

Keeseokan harinya tanggal 14 Oktober 2015 kami terbangun di dini hari untuk melakukan qiyamullain untuk yang muslim. Kami tilawah sampai waktu shalat subuh. Setelah matahari mulai menampakkan dirinya kami memulai olahraga pagi. Kami mengitari daerah Villa dengan dipimpin oleh Kak Andri. Setelah itu kami melanjutkannya dengan senam pagi yang dipimpin oleh Kak Sigit. Yaps udah seger banget dong pastinya pagi ini. Selepas olahraga kami sarapan pagi lalu bergegas ganti baju untuk mengikuti acara selanjutnya.

Kami disegera datang ke Aula untuk mengikuti materi pertama PKMJ. Materi kali ini membahas mengenai “Manajemen Advokasi” yang dibawakan oleh Kak Dian Purnama Putra selaku Ketua TPM yang dimoderatori oleh Kak Sigit. Dari materi tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa advokasi adalah suatu pelayana, aksi strategis yang ditunjukkan untuk menciptakan kebijakan publik. Advokasi dibagi atas dua, yaitu advokasi luar kampus yang terdiri dari hukum, sosial dan kebijakan publik lalu yang kedua adalah advokasi dalam kampus yaitu sarana 3P (Pelayanan, Pengertian, dan Pembelaan).




Next kemateri yang kedua, yaitu “Kepemimpinan dan Public Speaking” yang dibawakan oleh Kak Bagus Tito Wibisono selaku Ketua BEM FMIPA. Dari materi tersebut dapat disimpulkan bahwa pemimpin atau leader adalah seseorang yang memimpin suatu anggota, sedangkan kepemimpinan atau leadership adalah jiwa atau sikap yang dimiliki oleh pemimpin. Pemimpin harus memiliki STAF (sidik, tablig, amanah, dan fatonah). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi public speaking yaitu, mental (niat,doa,usaha) , konten (jujur, baca, tulis, diskusi) dan teknik (artikulasi dan intonasi).

Selanjutnya kami ishoma dan dilanjutkan dengan Praktek Public Speaking dilapangan. setelah itu kami dibentuk kelompok BEMJ maupun LLMJ sesuai peminatan kita. Saya mendapatkan Kelompok BEMJ 2 dan kami diberi tugas PKN (Praktek Kerja Nyata) dengan sasaran remaja. Kami diberi waktu unutk membicarakan persiapan tersebut. Acara dilanjutkan dengan evaluasi oleh Kakak Panitia.

Acara selanjutnya adalah materi mengenai “Pergerakkan Mahasiswa” yang dibawakan oleh Kak Fajar selaku Kepala Departemen Sospol FMIPA dan dimoderatori oleh Kak Eko. Pada materi tersebut kita mengetahui bahwa konsekuensi identitas mahasiswa terdapat 3 yaitu, akademik, organisasi dan sospol. Lalu kunci kekuatan mahasiswa seperti idealisme, kecerdasan, kritis dan peka akan sosial, keberanian dan pengorbaanan. Kemudian kami diberi pengetahuan seputar aksi. Di UNJ terdapat 3 macam aksi yaitu, aksi sosial (comdev), aksi jalan (aksi kreatif dan aksi anarkis) maupun aksi intelektual (pengetahuan). Setelah materi selesai kami diberi waktu untuk membicarakan PKN kembali. Waktu sudah menunjukkan pukul 23.30 dan kami segera bergegas tidur.

Keeseokan harinya tanggal 15 November 2015 kami kembali bangun dini hari. Seperti biasanya kami melakukan qiyamullail. Setelah itu kami dikumpulkan dihalaman depan villa untuk tracking sesuai kelompok PKMJ. Dari acara tersebut kami mendapatkan ilmu yang sangat berharga, yaitu mengenai “amanah”. Amanah yang perlu kita jaga sampai kapanpun walaupun banyak sesuatu yang mencoba menggoyahkan amanah kita walaupun banyak orang yang mencemooh kita, kita harus tetap menjaga amanah itu sampai kapanpun.

Setelah itu kami melaksanakan shalat subuh dan dilanjutkan dengan tilawah. Matahari mulai muncul dan kami dikumpulkan didepan villa untuk olahraga pagi. Setelah olahraga kami dibentuk kelompok outbond yang dipimpin oleh Kak Ica. Ketika outbond kami mendapatkan hibroh atau kesimpulan yang sangat bermakna dari setiap permainan yang kami ikuti. Kami bergegas berganti pakaian untuk segera mengikuti acara selanjutnya.

Kami kembali dikumpulkan dilapangan untuk membahas tentang PKN. Tepat pukul 10.00 kelompok kami BEMJ 2 memulai acara di Aula dengan acara Workshop. Remaja disini yang datang kisarab anak kelas 4 SD sampai SMP. Dalam kepanitian ini saya mendapatkan banyak pengalaman yang tidak dapat terlupakan. Dari membuat proposal, merencanakan konsep, membuat surat peminjaman, surat permintaan, jukak, maupun surat pemberitahuan kepda LLMJ. Setelah workshop selesai acara selanjutnya adalah evaluasi dari BEMJ 2.

Sesudah itu kami shalat dzuhur dan makan siang. Acara selanjutnya adalah evaluasi dari LLMJ untuk BEMJ mengenai PKN yang sudah dilaksanakan yang dipandu oleh Kak Naufal. Setelah evaluasi berlalu kami segera dikumpulkan dilapangan untuk dievaluasi oleh Kakak Acara. Setelah itu kami dikumpulkan kembali di Aula untuk melihat video dokumenter dari awal Briefing, Pra 1, Pra 2, dan Hari H selama 3 hari ini yang dipandu oleh Kak Chandra selaku Ketua Panitia Acara PKMJ Matematika 2015. Setelah itu dilanjutkan dengan perkenalan seluruh Panitia PKMJ. Acara dilanjutkan dengan Apel Penutupan dilapangan, lalu bersalaman dengan seluruh fasil, panitia dan peserta PKMJ. Dan ditutup dengan foto bersama.

Kami segera mengambil tas untuk dikumpulkan dikamar panitia dan kami segara kembali ke Vila untuk menunggu tronton yang datang telat kisaran jam 19.00 WIB tepat pukul 23.30 WIB saya tiba dirumah. Sungguh sangat lelah, namun pengalaman tiga hari lalu tidak pernah saya dapatkan sebelumnya. Pokoknya tidak nyesal ikut PKMJ.

Sekian cerita PKMJ ku, mana ceritamu ?
Bye bye bye ...
See you latter in Pasca PKMJ !

" Bangun Semangat Totalitas, Berjiwa Militansi, Tuk Jadi Pemimpin Yang Menginspirasi "

HIDUP MAHASISWA !!!
HIDUP RAKYAT INDONESIA !!!